Integrasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pengembangan Pertanian Organik

Integration of Islamic Values in the Development of Organic Agriculture

Authors

  • Ariyanto Lahali Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia, 63471
  • Lutfy Ditya Cahyanti Cahyanti Universitas Darussalam Gontor
  • Niken Trisnaningrum Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia, 63471

DOI:

https://doi.org/10.21111/agrotech.v12i01.1

Keywords:

Al-quran, Organik, pertanian, pesantren

Abstract

Abstrak. Pondok pesantren memiliki peran dalam transformasi sistem pertanian yang berkelanjutan. Salah satu upaya untuk menerapkan peertanian yang berkelanjutan adalah dengan Prinsip-prinsip dasar pertanian organik memiliki keselarasan yang kuat dengan nilai-nilai ajaran Islam yang diajarkan di pondok pesantren. Prinsip-prinsip dasar pertanian organik memiliki keselarasan yang kuat dengan nilai-nilai ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk jmemberikan gambaran yang utuh mengenai peran pesantren dalam pengembangan pertanian organik, baik dari perspektif nilai, kelembagaan, maupun praktik. Penelitian dilakukan dengan metode survey dan studi literature. Responden berasal dari santri Pondok Modern Darussala. Gontor serta Mahasiswa Universsitas Darussalam Gontor. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik pertanian organik di pesantren berakar kuat pada pemahaman keagamaan yang holistik.  Islam menempatkan manusia sebagai khalifah fil ardh yang memiliki tanggung jawab moral dan spiritual dalam mengelola serta menjaga kelestarian bumi. Hasil survey menunjukkan bahwa pendidikan di pesantren mengajarkan responden tentang ayat dan hadits yang menganjurkan menjaga lingkungan dan alam. Pesantren berperan sebagai ruang pendidikan alternatif yang menjembatani kesenjangan antara pengetahuan ilmiah dan kearifan lokal. Praktik pertanian organik yang dikembangkan sering kali mengadopsi teknologi sederhana berbasis sumber daya lokal, sehingga lebih mudah diterapkan dan direplikasi oleh masyarakat sekitar. Dalam hal ini, pesantren berfungsi sebagai agen difusi inovasi pertanian yang kontekstual dan inklusif.

References

Atikawati, D., Gunawan, T., & Sunarto. (2019). Konsep “Khalifah Fi Al-Ard” Dalam Perspektif Etika Lingkungan. Jurnal Bumi Lestari. 19(2). 45-56

Damayanti, R & Hadi, S. (2006). Pengaruh Pertanian Organik terhadap Kualitas Lingkungan. Jurnal Ekologi Pertanian, 6(1), 25-34

Gamage, A., Gangahagedara, R., Gamage, J., Jayasinghe, N., Kodikara, N., Suraweera, P., & Merah, O. (2023). Role of Organic Farming for Achieving Sustainability in Agriculture. Farming system. 1(1), 1-10

Fadhli, M., Huda, M.S., Alfarizi, M., Putri, U., & Majid, A. (2025). Larangan Merusak Lingkungan Dalam Q.S Al-A’raf (7): 56 Perspektif Tafsir Maqashidi. Qur’ania. 1(2), 13-25

Febimelani, S., Fitri, N., Alfan, A,M,D., Giovano, G., Pebriyadi, M.A., & Al Amin, M. I. (2021). Pemberdayaan Pertanian Organik di Pondok Pesantren Miftahul Mukhlisin. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung. I(LXII): 1-13

Hidayati, S.M., Wardanianti, Risqi, R.A., Aulia, H.N., & Royyan, A. (2025). Strategi Pengembangan Ekonomi Pesantren Melalui Inovasi Pertanian di Pesantren Darun Najah. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara. 1(6), 694-698

Ismi, M,J,L,L., Nuryati, R., & Widi, R,H. (2024). Keberlanjutan Pertanian Berbasis Pesantren di Tasikmalaya. Jurnal Agribisnis Indonesia. 12(2), 1-22

Izzi Dien, M. (2000). The Environmental Dimensions of Islam. Cambridge: Lutterworth Press

Marlia, A., Susanti, E.D., Kurniawan, H., Ilham, A., Aprilia, S., Angelina, R., Fatiha, F., & Almaulidi, M.D. (2024). Telaah Ayat Al Quran Tentang Menjaga Lingkungan Hidup. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik. 1(3), 1-7

Nugroho, B. (2022). Pesantren dan Ekologi: Studi Kasus Pesantren Misykat Al-Anwar. Jurnal Pembangunan Sosial, 3(1), 78-90.

Rasyid, A., Bakir, M., & Munawir. (2023). Prinsip Mizan dalam Pemeliharaan Lingkungan: Telaah Tafsir Al-Azhar pada Q.S. Ar Rahman Ayat 7-9. Al-Fahmu. 4(2), 543-560

Setiawan, & Hajar, I.I. (2024). Peran KH. Imam Zarkasyi dalam Mengembangkan Pondok Pesantren Gontor Ponorogo. Prosiding Konferensi Nasional Mahasiswa Sejaarah Peradaban Islam. 1, 1-10

Shabir, M. (2019). Pertanian Thayyib: Perspektif Islam terhadap Pangan Organik. Jurnal Agroteknologi Halal, 4(2), 101–110.

Soemarno. (2010). Ekologi Pertanian dan Lingkungan. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Wahyudin (2014). Relevansi Pendidikan Pesantren Dengan Pendidikan Modern. Nizham. 3(2):246-266

Wahyudi, N. (2023). Eksistensi Pesantren Alam di Indonesia sebagai Lembaga Dakwah di Desa Harapan Kabupaen Barru. Komunida: Media Komunikasi dan Dakwah. 13(1): 1-20

Wulandari, R. (2020). Model Kemandirian Ekonomi Berbasis Pertanian di Pesantren. Jurnal Ekonomi Islam Nusantara, 2(1), 45-58.

Yitinah, Noviani, D. (2023). Ayat-ayat Al-Quran tetang Lingkungan: Perspektif Islam Dalam Menjaga Kelestarian Alam. Jurnal Kolaboratif Sains. 7(11), 4367-4377

Zarkasyi, A. (2005). Manajemen Pesantren: Konsep dan Aplikasi. Ponorogo: Trimurti Press.

Downloads

Submitted

2025-12-15

Accepted

2026-06-09

Published

2026-06-20

How to Cite

Lahali, A., Cahyanti, L. D. C., & Trisnaningrum, N. (2026). Integrasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pengembangan Pertanian Organik: Integration of Islamic Values in the Development of Organic Agriculture. Gontor Agrotech Science Journal, 12(01), 33–40. https://doi.org/10.21111/agrotech.v12i01.1

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.