Efektivitas Konsentrasi Nutrisi AB Mix dan Pengaturan Jumlah Buah terhadap Produksi dan Kualitas Melon (Cucumis melo L.) secara Hidroponik DFT

Effectiveness of AB Mix Nutrient Concentration and Fruit Number Regulation on Yield and Quality of Hydroponically Cultivated Melon (Cucumis melo L.) Using DFT System

Authors

  • Dede Tiara Politeknik Negeri Lampung, Jl. Soekarno Hatta No.10, Rajabasa Raya, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141
  • Ratih Rahhutami Politeknik Negeri Lampung, Jl. Soekarno Hatta No.10, Rajabasa Raya, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141
  • Wika Anrya Darma Politeknik Negeri Lampung, Jl. Soekarno Hatta No.10, Rajabasa Raya, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141
  • Betari Safitri Politeknik Negeri Lampung, Jl. Soekarno Hatta No.10, Rajabasa Raya, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141
  • Sekar Utami Putri Politeknik Negeri Lampung, Jl. Soekarno Hatta No.10, Rajabasa Raya, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141

DOI:

https://doi.org/10.21111/agrotech.v12i01.15

Keywords:

Deep Flow Technique, Jumlah Cabang, Produktivitas Melon, Sakata Glamour.

Abstract

Hasil  dan  kualitas  melon  yang  dibudidayakan  secara  hidroponik  dipengaruhi  oleh  pemberian  nutrisi dengan konsentrasi yang tepat. Selain itu, pengaturan jumlah buah per tanaman menjadi salah satu faktor dalam meningkatkan hasil dan kualitas melon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi nutrisi AB  mix  dan  jumlah  buah  per  tanaman  terbaik  yang  dapat  meningkatkan produksi  dan  kualitas  buah  melon. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Split plot 2 faktor. Petak utama adalah konsentrasi nutrisi AB mix yang terdiri dari empat taraf (1600 ppm, 1800 ppm, 2000 ppm, dan 2200 ppm) dan anak petak adalah pengaturan jumlah buah per tanaman terdiri dari 3 taraf (1 buah pada 1 batang utama, 2 buah pada 1 batang utama, dan 2 buah pada 2 cabang utama). Data yang diperoleh akan diuji F dan dilanjutkan dengan uji DMRT taraf 5%. Hasil penelitian ini adalah pemberian nutrisi AB mix konsentrasi 1800 ppm memiliki diameter, bobot dan bobot buah per tanaman yang lebih baik daripada konsentrasi 1600 ppm. Pemberian nutrisi AB mix konsentrasi 2000 ppm memberikan nilai °brix yang lebih baik dibandingkan konsentrasi 1600 ppm dan 1800 ppm. Perlakuan satu buah per tanaman menghasilkan diameter, ketebalan daging dan bobot buah lebih baik dibandingkan dengan dua buah per tanaman. Perlakuan dua buah pada dua cabang utama menghasilkan bobot buah  per  tanaman  paling  tinggi.  Perlakuan  satu  buah  per  tanaman  memberikan  nilai  °brix  lebih  tinggi dibandingkan  dengan  dua  buah  per  tanaman.  Tidak  ada interaksi  antara konsentrasi nutrisi  AB  mix  dan pengaturan jumlah buah dan cabang.

References

Afifah, F. P., & Amirah, A. (2024). Risk mapping usahatani melon di Brebes: Pendekatan geo-spasial terhadap dampak perubahan iklim. Jurnal Kerja Sama Pendidikan dan Riset Digital (JUKERDI), 2(6), 724–735. https://doi.org/10.61132/jukerdi.v2i6.1144

Bazaz, H. A., Armita, D., & Koesriharti. (2022). Pengaruh penjarangan buah dan pemupukan kalium terhadap pertumbuhan, hasil, dan kualitas buah melon (Cucumis melo L.). Jurnal Produksi Tanaman, 10(7), 388–394. https://doi.org/10.21776/ub.protan.2022.010.07.07

Badan Pusat Statistika. (2026). Produksi Tanaman Sayuran dan Buah–Buahan Semusim Menurut Jenis Tanaman. [Online]. Diambil dari https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/VFV4MmQxaG9kakZrVUdWeEx6aDFUMnN6WmpocVp6MDkjMw==/produksi-tanaman-sayuran-dan-buahbuahan-semusim-menurut-jenis-tanaman [1 Mei 2026].

Badan Pusat Statistika. (2026). Luas Panen Tanaman Sayuran dan Buah-Buahan Semusim Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (ha). [Online]. Diambil dari https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/YlhOVmIxcG1abmRxVURoS1dFbFVTamhaUml0aWR6MDkjMw==/luas-panen-tanaman-sayuran-dan-buah-buahan-menurut-provinsi-dan-jenis-tanaman--2023.html [1 Mei 2026].

Daryono, B. S., Maryanto, S. D., & Nissa, N. F. (2016). Analisis kandungan vitamin pada melon (Cucumis melo L.) kultivar Melodi Gama 1 dan melon komersial. Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.24252/bio.v4i1.1113

Tiara, D., Safitri, B., Febria, D., & Ali, F. (2025). Budidaya melon hidroponik. PT. Literasi Nusantara Abadi Grup. ISBN 978-634-206-578-5

Furoidah, N. (2018). Efektivitas nutrisi AB mix terhadap hasil dua varietas melon secara hidroponik. Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science), 16(1), 186–197. https://doi.org/10.32528/agr.v16i1.1562

Indah, A. N., Triyono, S., Tusi, A., & Haryanto, A. (2024). Pengaruh volume media tumbuh dan EC nutrisi terhadap produktivitas tanaman melon (Cucumis melo L.) pada hidroponik sumbu. Jurnal Agricultural Biosystem Engineering, 3(1), 23–32. https://doi.org/10.23960/jabe.v3i1.8746

Nilakandi, F., Aini, N., & Nurlaelih, E. E. (2024). Respon produksi tanaman melon (Cucumis melo L.) terhadap pemangkasan pucuk dan pengaturan jumlah cabang produksi. Plantropica: Journal of Agricultural Science, 9(1), 80–88. https://doi.org/10.21776/ub.jpt.2024.009.1.9

Prajnanta, F. (2004). Pemeliharaan secara intensif dan kiat sukses beragrobisnis melon. Jakarta: PT Penebar Swadaya.

Pratama, G. Y., Ginting, C., & Astuti, Y. T. M. (2025). Pengaruh jenis nutrisi dan konsentrasi AB mix terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) dengan sistem hidroponik substrat. AGROFORETECH, 3(1), 83–90.

Purba, J. H., Suwardike, P., & Suwarjata, I. G. (2019). Pengaruh konsentrasi giberelin dan jumlah buah terhadap pertumbuhan dan hasil melon (Cucumis melo Linn.). Agricultural Journal. 2(1). 8-20

Simbolon, S. N., & Suryanto, A. (2018). Pengaruh interval waktu pemberian nutrisi AB-Mix dan metode hidroponik pada tanaman melon (Cucumis melo L.). Jurnal Produksi Tanaman, 6(9), 2372–2381.

Siregar, S. R., Hayati, E., & Hayati, M. (2019). Respon pertumbuhan dan produksi melon (Cucumis melo L.) akibat pemangkasan dan pengaturan jumlah buah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah, 4(1), 202–209. https://doi.org/10.17969/jimfp.v4i1.6419

Siwi, R. P., Anjarwani, A., & Tujiyanta, T. (2016). Pengaruh waktu pemupukan Phonska dan jumlah buah per tanaman terhadap hasil tanaman melon (Cucumis melo L.) var. Glamour. VIGOR: Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika, 1(1), 31–37. http://dx.doi.org/10.31002/vigor.v1i1.314

Tripama, B., & Yahya, M. R. (2018). Respon konsentrasi nutrisi hidroponik terhadap tiga jenis tanaman sawi (Brassica juncea L.). Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science), 16(2), 237–249. https://doi.org/10.32528/agritrop.v16i2.1807

Wahyudi, M. I., Safitri, B., Tiara, D., Putri, S. U., & Salsabila, V. A. (2025). Pengaruh konsentrasi nutrisi AB mix terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas melon (Cucumis melo L.) pada sistem hidroponik. Journal of Horticulture Production Technology, 3(2), 95-102. https://doi.org/10.25181/jhpt.v3i2.4645

Wahyuni, E. S., Laeli, N. A. W., & Furoidah, N. (2026). Pengaruh konsentrasi nutrisi AB mix dan waktu pemangkasan terhadap pertumbuhan dan produksi timun suri hidroponik dengan DBS (Dutch Bucket System). Jurnal Agroplant, 9(1), 77–92. https://doi.org/10.56013/agr.v9i1.5337

Downloads

Submitted

2026-05-09

Accepted

2026-06-19

Published

2026-07-11

How to Cite

Tiara, D., Rahhutami, R., Darma, W. A., Safitri, B., & Putri, S. U. (2026). Efektivitas Konsentrasi Nutrisi AB Mix dan Pengaturan Jumlah Buah terhadap Produksi dan Kualitas Melon (Cucumis melo L.) secara Hidroponik DFT: Effectiveness of AB Mix Nutrient Concentration and Fruit Number Regulation on Yield and Quality of Hydroponically Cultivated Melon (Cucumis melo L.) Using DFT System. Gontor Agrotech Science Journal, 12(01), 76–84. https://doi.org/10.21111/agrotech.v12i01.15

Issue

Section

Articles